Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sep 21, 2008

Syukur

Syukur,

Bangun difajar subuh dengan hati seringan awan

Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan

Istirahat diterik siang merenungkan puncak getaran cinta

Pulang dikala senja dengan syukur penuh dirongga dada

Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari

Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat dibibir senyuman.

Negeri untuk malaikat bumi

Negeri itu bukan negeri mimpi..sayang..
Negeri itu..alunan asa..
menarilah disana..
Hamparkan setiap asamu dalam setiap tarian..

tarianmu indah..seindah asamu
jangan berhenti..teruslah..teruslah
hingga asa menjadi nyata
itulah tarian mu yang sesungguhnya

dan ingatlah...

Ketika kau jejakkan langkah
maka telah kau kitari seluruh penjuru dunia
karena langkah mu bebas
sebebas gerak langkah angin yang meniupi awan

ketika kau tersenyum..
senyummu itu mendamaikan dunia..
karena keikhlasan terpancar disana
kau tak perlu pusingkan atas kebobrokan negeri
tersenyumlah...karena itu mendamaikan hati kami

ketika kau berkata..
kata-kata itu hiburan hati kami..
yang rindu setiap perkataan jujur hati nurani..
yang sudah bosan akan kebohongan dan kemunafikan para pemuja setan
yang kini tengah mengerogoti masa depan kalian.

Maka..tetaplah berdiri di negeri itu..
kami akan menjaga mu..dengan hati
tetaplah menari disana..
kami akan menuntun setiap langkah tarian
dendangkan lah asa..
dan kita akan berdendang bersama

dan tetaplah di negeri itu..hingga saatnya tiba..
negeri yang mengajarkan mu menjadi seorang yang berarti
negeri yang indah
negeri yang selayaknya didiami
Oleh seluruh malaikat bumi..
Oleh seluruh anak-anak di penjuru bumi